Stimulasi Kreativitas Melalui Kegiatan Pembuatan Bento Pada Komunitas petani Muda Indonesia Okiagari Farm Cianjur

Penulis

  • Hafzotillah
  • Sasongko Suharto Putro Universitas Pakuan

Kata Kunci:

bento, komunikasi budaya, praktik pembuatan bento

Abstrak

Proses komunikasi yang terjadi ketika individu dan kelompok dengan latar belakang budaya yang berbeda berinterkasi, bertukar informasi dan berkomunikasi satu sama lainnya melalui bahasa nonverbal dan bahasa verbal, norma sosial, nilai-nilai kehidupan keyakinan yang dipahami dan digunakan oleh kelompok yang berbeda budaya merupakan komunikasi antar budaya, pengembangan kemampuan interpersonal belajar untuk menghormati, menangani konflik dengan cara yang efektif dalam konteks budaya yang berbeda. Pemberdayaan individu membuat individu lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan orang budaya lain. Mensejahterakan dan melindungi petani sebagai invvidu utama usaha pertanian pangan, komunitas petani muda Indonesia di Okiagaru farm Cianjur mengajak petani muda tertarik bidang pertanian, di mulai memberikan informasi dan mempersiapakan petani muda untuk menyukai dan memiliki kemampuan mengolah hasil pertanian. Tujuan pengabdian memberikan stimulasi kreativitas pada petani muda Indonesia melalui kegiatan bento di Okiagaru Farm Cianjur, kemampuan perihal berkreasi dan kekreatifan dalam mengolah hasil tani menjadi nilai jual serta penyambung komunikasi anatra individu dengan individu lainnya, hasil tani di olah menjadi bento. Pembuatan Bento merupakan salah satu cara perpanjangan tangan alat berkomunikasi antar individu yang merupakan adaptasi nilai-nilai budaya yang ada di Jepang yang berkembang hingga ke Indonesia. Praktik pembuatan Bento dapat menjadi satu cara yang mudah untuk dilakukan bagi petani muda untuk mengekspresikan perasaannya sebagai bentuk perpanjangan tangannya berkomunikasi petani lainnya ataupun keluarga. Pembuatan Bento juga bisa menjadi cara lain dalam menyalurkan kreativitas petani muda yang nantinya dapat menjadi kemampuan baru bagi petani muda yang dapat dijadikan sumber penghasilan.

Referensi

Liliweni A. Makna budaya dalam komunikasi antar budaya. Yogyakarta: LKiS; 2009.

Aanggraeni A. Bento [Internet]. Literasi Publik; 2017 [cited 2025 Jun 8]. Available from: https://www.literasipublik.com/?s=bento

Sihabudin A. Komunikasi antar budaya: satu perspektif multidimensi. Jakarta: PT Bumi Aksara; 2011.

Muaris H. 30 menu bekal sekolah anak ala bento. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2010.

Alsuhendra R. Bahan toksik dalam makanan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya; 2013.

Okiagaru Farm. Tentang kami [Internet]. [cited 2025 Jun 8]. Available from: https://okiagarufarm.id/tentang-kami/.

Universitas Pakuan. Panduan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Bogor: Universitas Pakuan; [year unknown].

Nugraha YA, Valdiani D. The improvement of tourist-village promotion through the optimalization of information and communication technology for rural-youth. Int J Bus Econ Soc Dev. 2020;1(2).

Universitas Pakuan. IKU SN-Dikti, IKU dan IKT 2023–2027. Bogor: Universitas Pakuan; [year unknown]

Diterbitkan

2026-05-07

Cara Mengutip

Hafzotillah, & Sasongko Suharto Putro. (2026). Stimulasi Kreativitas Melalui Kegiatan Pembuatan Bento Pada Komunitas petani Muda Indonesia Okiagari Farm Cianjur. Loka Bhakti : Jurnal Pengabdian Ilmu Sosial Dan Ilmu Budaya, 2(1), 11–21. Diambil dari https://jaf-fisib.unpak.ac.id/index.php/JAF/article/view/42